catatan dari semua hal mengesankan, dari semua memori yang telah terlukis dan terkenang dalam benakku, memutar kembali kaleidoscope kita tantang hal-hal yang yang terjadi di ruang kosong pikiran kita ..
Dalam perjalanan hidup anak manusia pasti pernah mengalami cinta monyet (baik itu bertepuk sebelah tangan atau bertepuk kedua tangan). Perasaan jatuh cinta saat remaja atau bahkan saat anak-anak.
Mungkin Sudah banyak artikel tentang cinta dan berbagai literatur tips cinta yang membahasnya. Mengapa pria dan wanita jatuh cinta pada usia seperti ini ?
Cinta monyet ini sebenarnya hanya sebuah sindiran yang digunakan untuk seseorang yang kurang mencintai pasangannya. Jatuh cinta sesaat dan kurang begitu mencintai.
Cinta monyet…. Sebenarnya Istilah yang “fenomenal” pada dasar warsa akhir thn 1960-an sampai pada awal tahun 1980-an. Istilah ini dipakai oleh beberapa seniman (dalam bentuk Puisi dan juga Lagu), para psikolog untuk meneliti tingkah-laku, gaya dan cara bergaul anak-anak remaja pada dasarwarsa tersebut diatas. Ketika itu terjadi perubahan besar dalam kehidupan anak-anak remaja Indonesia bahkan juga para pemuda-pemudi; dari yang terkungkung, anak sopan menjadi bebas dan liar, termasuk dalam menjalin hubungan pada lawan jenis. Dalam perubahan seperti itu, pada umumnya anak-anak sekolahan, (dari SMP-SMA) mulai terbuka untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis (ketika itu, seorang siswa yang punya Pacar akan dianggap tidak sopan, belum pantas; baik oleh orang tua, maupun para guru).
Akibatnya, anak-anak remaja pada masa itu, sembunyi-sembunyi berpacaran, dan merasa malu jika ketahuan orang sedang berpacaran, komunikasi lebih banyak lewat surat (bandingkan dngn keadaan sekarang; seorang remaja akan sangat terbuka mengungkapkan perasaannya dan merasa bangga memiliki seorang pacar tidak perlu disembunyikan; medianyapun lebih banyak).
Penjelasan ke-dua : Sikap orang tua termasuk guru, para seniman, para phsycolog; menganggap bahwa para remaja dimasa itu belum tahu arti Cinta. Menurut Mereka (orang tua, guru, seniman, psikolog) situasi dan tren masa itu terjadi karena anak-anak sekolah tadi terlalu banyak menonton (TV, Video, film dari Eropa, India, dan Amerika) merambah dan memenuhi gedung-gedung bioskop di Indonesia. Katanya, fenomenal CINTA MONYET adalah gambaran gaya berpacaran anak remaja Indonesia (masa itu) dengan segala pola tingkah-laku yang serba tanggung dan malu-malu.
Ke-tiga : Analogi itu dilihat dari kebiasaan monyet selalu memperlihatkan sikap malu (sembunyi) meskipun ingin tahu.
Tipe cinta seperti ini berakhir bukan karena maut memisahkan. Tapi lebih karena sudah beda sekolah atau karena sudah menemukan pria idaman lain maupun wanita yang lebih cantik :D
Walaupun semua itu akhirnya hanya menjadi kenangan. Menjadi buih-buih kecil yang terlupakan oleh waktu. Hanya menjadi tips cinta dari seorang guru supaya muridnya tidak hanya jatuh cinta tapi lebih memperhatikan pendidikannya saja
ID: Kementerian Agama,
MY : Kementerian Tak Berdosa (heloo?!!)
ID : Angkatan Darat,
MY : Laskar Hentak-Hentak Bumi (ga asik bgt ya)
ID : Angkatan Udara,
MY : Laskar Angin-Angin (untung ga laskar pelangi atau laskar kentut)
ID : Pasukaaan bubar jalan !!
MY : Pasukaaan cerai berai !! (talak aja sekalian)
ID : Merayap
MY : Bersetubuh dengan bumi (apa rasanya bersetubuh dengan bumi )
ID : Rumah sakit bersalin,
MY : Hospital korban lelaki (asli NGAKAK tp bener sih)
ID : Belok kiri, belok kanan,
MY : Pusing kiri, pusing kanan (minum bodrex makanya)
ID : Departemen Pertanian
MY : Departemen Cucuk Tanam (yuuk mariii ke mabes nyucuk tanam kakakaka )
ID : Gratis bicara 30 menit,
MY : Percuma berbual 30 minit(suka2 gue dong)
ID : Satpam/sekuriti,
MY : Penunggu Maling (ngarep banget dimalingin ya ampe ditungguin)
ID : Tank
MY : Kereta Kebal (lo kira dari banten kale ahh..)
ID : Kedatangan,
MY : Ketibaan (aneh..)
ID : Rumah sakit jiwa,
MY : Gubuk gila (udah gubuk, gila lagi.. Kasian banget deh..)
ID : Dokter ahli jiwa,
MY : Dokter gila (ada ya yg mw disebut dokter gila ? Wkwkwk)
ID : Hantu pocongk,
MY : Hantu Bungkus (pesen atu dong bang, dibungkus)
ID : Toilet,
MY: Bilik Merenung (ampun deh..sekalian aja gan..)
ID : Traktor,
MY : Setrika Bumi. (segede apaan yak strikanya?*nerd*)
ID : Joystick,
MY : Batang senang (maksud lo? batang Happy?)
ID : Tidur siang,
MY : Petang telentang (berarti lw tidur malem “gelap tengkurep”)
ID : push up
MY : perkosa bumi (waaah.nafsu amet)
Nah dibawah ini ada beberapa fakta yang mungkin belum agan ketahui tentang youtube
Quote
YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) paling populer saat ini. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Umumnya video-video di YouTube adalah klip musik (video klip), film, TV, serta video buatan para penggunanya sendiri. Format yang digunakan video-video di YouTube adalah .flv yang dapat diputar di penjelajah web yang memiliki plugin Flash Player.
1. Youtube didirikan pada bulan februari 2005 oleh 3 orang mantan karyawan PayPal, yaitu Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim.
2. Pada awalnya kantor pusat Youtube terletak di lantai atas sebuah restoran Pizza dan Restoran jepang di San Mateo, California.
3. Video awal yang pertama kali di Upload di Youtube berjudul Me at The Zoo, menampilkan Jawed Karim di kebun binatang San Diego. Hingga saat ini video tersebut masih dapat disaksikan di youtube.
4. Youtube meluncurkan Beta test pada bulan Mei 2005, 6 bulan sebelum official launching yang dilaksanakan pada bulan November 2005
5. Pada bulan juli 2006 atau 8 bulan setelah diresmikan, tercatat 65.000 video baru di upload ke situs Youtube setiap harinya, dengan 100 juta views per hari
6. Pemilihan nama www.youtube.com mengakibatkan masalah bagi sebuah situs bernama mirip, www.utube.com. Pemilik situs, Universal Tube & Rollform Equipment, mengajukan gugatan terhadap YouTube pada November 2006 setelah mengalami kelebihan beban secara teratur yang diakibatkan oleh orang yang mencari situs YouTube
7. Pada bulan Oktober 2006, Google Inc. membeli Youtube senilai 1,65 miliar US $
8. Pada tahun 2007 Youtube telah mengkonsumsi Bandwidth menyamai besarnya Bandwidth keseluruhan internet di dunia pada tahun 2000
9. Pada bulan juni 2008 majalah Forbes memberitakan bahwa pendapatan Youtube selama tahun 2008 diperkirakan mencapai 200 juta US $
10. Pada tahun 2008 Youtube mendapatkan penghargaan George Foster Peabody Award dan karena telah menjadi Speakers Corners dan ikut berjasa dalam pengembangan demokrasi dan kebebasan berpendapat
11. Saat ini Youtube menjadi situs online Video provider paling dominan di Amerika serikat, bahkan mungkin dunia, dengan menguasai 43 persen pasar. Diperkirakan 20 Jam durasi video di upload ke Youtube setiap menitnya dengan 6 miliar views per hari
Monumen ini didirikan untuk memperingati tewasnya 38.000 warga Korea akibat pembantaian Samurai² Jepang pada kurun 1592-1598.Namun bukan berarti dibangun karena banyaknya jenazah yang berada di sana,melainkan karena di sanalah tempat di kuburkannya anggota tubuh warga Korea yg dibantai berupa telinga dan hidung mereka.
2. Monumen Bawah Air ( Grenada )
Monumen ini di bangun oleh Pematung Jason de Caires Namun Taylor. Monumen ini dapat ditemui di dasar Teluk Moliniere di Grenada, yang terdiri dari puluhan patung yang dibangun di atas tanah dan terendam di daerah itu sejak Mei 2006. monumen bawah air Taylor seharusnya menyoroti proses ekologis dan mereka sendiri bertindak sebagai terumbu karang buatan untuk kehidupan laut lokal.
Patung-patung yang terletak di bagian yang dangkal Teluk Moliniere dan mudah diakses oleh penyelam.
3. Monumen Penis ( Cangchun China)
Siapa yang mengira bahwa penis terbesar di dunia akan berasal dari Cina dari semua tempat? Monumen ini berdiri kokoh di tengah² Longwan Dukun Amusement Park, di Changchun. Monumen setinggi 30 kaki (± 9,9 meter) ini tebuat dari konstruksi baja yang dilapisi totem jerami. Walaupun sempat di protes akibat banyak nya anak² yang berkunjung ke taman tersebut,pemerintah setempat cuek² aja.
4. Monumen "Sepatu Bush" (Tikrit,Irak)
Monumen ini di bangun untuk memperingati seorang jurnalis Irak yang dengan semangat "kepahlawanan" berani melempar sepatu ke pada Presiden AS waktu itu George W. Bush.Bahkan Kejadian pada Desember 2008 tersebut dijadikan sebuah catatan sejarah di buku Ensiklopedi bangsa Irak.
5. Monumen Enema (Zheleznovodokh,Russia)
Monumen ini di bangun untuk memperingati sembelit yang sering menyerang warganya (WTF).enema sendiri berarti memasukkan cairan ke dalam anus.Monumen perunggu ini dibangun dengan memakan biaya $42.000 dengan tinggi sekitar 5 kaki dan berat sekitar 800 pon.
6. Gunung Rushmore (AS)
Monumen ini di bangun untuk mengenang semua simbol Amerika, menghormati 4 presiden besar mereka : Washington, Lincoln, Roosevelt, dan orang keempat.Mt. Rushmore adalah simbol penindasan Amerika. Bukan hanya karena monumen dirancang dan diukir oleh Gutzon Borglum - anggota Ku Klux Klan, yang bahkan duduk di Koncilium Imperial selama perubahan kepemimpinan Ku Klux Klan.Ini juga bukan tentang fakta Borglum memilih 4 presiden untuk monumen berdasarkan kontribusi mereka untuk ekspansi Amerika, melainkan karena pembunuhan kebanyakan dari suku-suku asli waktu itu.
Pria adalah makhluk yang paling susah dimengerti? Well, bisa jadi itu benar. Namun tak perlu pusing lagi menebak pikiran mereka, karena 20 hal ini menyatakan keinginan yang sesungguhnya tersimpan di balik wajah tegas itu.
Saat kencan pertama... Katanya: "Nanti aku telpon deh..."
Artinya: Dia tidak yakin akan menghubungi Anda lagi. Dan kemungkinan besar, pertemuan ini adalah yang terakhir.
Jika dia menolak cinta Anda... Katanya: "Aku lagi nggak ingin terikat dengan siapapun..."
Artinya: Dia memang tak menyukai Anda. Dan tak berpikir ingin berpacaran dengan Anda. Bisa jadi karena Anda tak masuk dalam daftar kriterianya. Namun, jika Anda butuh partner untuk bermesraan, dia akan ada untuk Anda.
Jika dia punya pacar... Katanya: "Kalau aku single, aku pasti memilih kamu jadi pacarku..."
Artinya: Well, dia sangat mencintai kekasihnya. Tetapi, dia tak akan keberatan untuk flirting dengan Anda.
SOAL KOMITMEN Jika dia bicara soal kebebasan... Katanya: "Aku orang yang cinta kebebasan dan demokratis...
Artinya: Dia tak suka terlalu diatur dan dibatasi. Dia lebih suka dengan hubungan yang didasari dengan kepercayaan.
Jika Anda menyinggung soal ikatan pernikahan Katanya: "Kita bicarain itu di lain waktu ya"
Artinya: Dia belum siap dan yakin akan melangkah pada ikatan pernikahan. Dan ia ingin menunggu hingga ia merasa yakin.
SOAL HUBUNGAN Jika dia bicara soal mantan Anda... Katanya: "Aku nggak keberatan kok kamu masih berteman sama dia"
Artinya: Sebenarnya dia ingin Anda tak berhubungan lagi dengan mantan, karena bagaimanapun juga pasti ada rasa takut kehilangan di dalam hatinya.
Saat Anda menemukan nama wanita lain di ponselnya Katanya: "Oh iya hanya teman kok"
Artinya: Well, dia pernah membayangkan teman cantiknya itu telanjang. Tetapi ia tak pernah serius menanggapinya. Dan hatinya masih tertuju pada Anda.
Jika ada wanita cantik lewat di depannya Katanya: "Aku nggak pernah melirik wanita lain kok"
Artinya: Adalah omong kosong jika tak tertarik pada wanita cantik. Tentu saja ia pernah melihat dan kagum pada wanita cantik yang lewat di depannya, namun ya hanya sebatas kagum (mungkin)
Jika Anda membahas soal anak Katanya: "Ah itu masih lama, jangan ngomongin itu dulu deh"
Artinya: Dia masih belum berpikir soal anak. Bahkan mungkin dia masih ingin sendiri dan bebas, tanpa ancaman tanggung jawab yang besar atas kehadiran anak-anak.
Bicara tentang hubungan lamanya Katanya: "Tak perlu mengungkit masa lalu yang sudah berakhir"
Artinya: Sekalipun ia jujur dan menceritakan semua pengalaman masa lalunya, Anda tak akan menerima dengan senang hati. Dan ia tak suka mendengarkan Anda ngomel, marah atau malah meninggalkannya gara-gara masa lalu yang sudah usai.
Saat ia mengutak atik ponsel Anda Katanya: "Ah enggak, cuman lihat-lihat aja kok"
Artinya: Ia sungguh penasaran dan berharap tak menemukan hal-hal yang akan membuat ia kecewa.
Saat Anda memasak sebuah menu kesukaannya Katanya: "Lumayan kok beib, enak..."
Artinya: Anda harus belajar masak lagi.
Saat ia tertangkap berbohong Katanya: "Aku nggak mood untuk membahasnya"
Artinya: Dia takut jika Anda marah, dan dia tak ingin terlihat lemah, salah, dan kalah di depan Anda.
SOAL PENAMPILAN Jika dia sedang bercermin... Katanya: "Hari ini aku kelihatan ganteng."
Artinya: Seharusnya Anda merasa beruntung memiliki kekasih sepertinya. Dan ia tak memberikan Anda alasan untuk jatuh cinta kepada pria lain.
Jika tiba-tiba dia terlalu memperhatikan perutnya yang buncit... Katanya: "Kayaknya besok aku bakal ngegym"
Artinya: Ia sedang merasa tidak percaya diri dengan tubuhnya. Dan ia takut Anda akan menilainya terlalu gemuk untuk Anda. Hmm.. ya, sama seperti Anda.
Jika ia seringkali menolak saat diajak shopping di mall Katanya: "Aku nggak suka terlalu lama di mall, dan aku merasa nggak nyaman"
Artinya: Ia tak mau terlihat seperti wanita, dan ia tak ingin dianggap sebagai pria lemah lembut yang suka belanja.
SOAL SEKS Bicara soal industri seks Katanya: "Sumpah, aku tidak pernah 'jajan' di tempat seperti itu"
Artinya: Sekalipun ia pernah pergi bersama teman-temannya hanya untuk isengpun, ia tak akan pernah mengatakannya pada Anda.
Tentang Big Boobs Katanya: "Aku nggak suka kok lihat big boobs"
Artinya: Ya, dia suka melihat big boobs. Tetapi dia lebih menghargai apa yang Anda punya.
Tentang masturbasi Katanya: "Enggak kok beib, Aku nggak pernah lihat film porno dan masturbasi lagi..."
Artinya: Masturbasi adalah hal yang sangat alami. Tak salah apabila sesekali ia memang memberikan self service kepada diri sendiri.
Tentang film biru Katanya: "Ah, nggak kok. Aku udah nggak pernah nonton begituan lagi"
Artinya: Ia tak ingin Anda marah sekalipun saat itu ia terpaksa nonton karena ada beberapa sahabatnya di sana. Dan memang itu adalah ritual kecil para pria
Tak perlu pusing lagi bermain tebak-tebakan kan?
sumber: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/11/20-cara-memahami-kemauan-cowok-pria.html
Udara pagi cerah. Matahari bersinar terang ketika kulangkahkan kakiku
menapaki halaman sekolah tempatku bekerja. Sambil menebar sejuta senyum kepada
setiap guru dan karyawan yang kujumpai, aku bersalaman membangun keakraban.
Suasana kekeluargaan sangat kurasakan di sekolah tempatku bekerja.
Disana sini kulihat hiruk pikuk calon siswa bersama orang tuanya mencari
informasi persyaratan mendaftarkan diri sebagai calon siswa di SMA tempatku
bekerja. Suasana penerimaan siswa baru tahun ini memang berbeda dengan
tahun-tahun sebelumnya. Setelah mendaftarkan diri ke panitia PSB calon siswa
dan orang tuanya tidak langsung pulang, tetapi berjubel didepan layar monitor
untuk melihat peringkat mereka masing-masing. Sesekali terdengar tawa mereka
memecah sunyi.
Tawa mereka sering kali memudarkan konsentrasiku bekerja. Aku hanya
menandatangani beberapa surat dan legalisir ijazah.Dari jendela kaca ruang kepala kulihat
panitia dengan sibuk melayani para calon siswa.
Aku merasa beruntung meskipun terlahir sebagai anak desa, anak seorang
petani miskin namun bisa berhasil mendapatkan pekerjaan sebagaia guru SMA. Bahkan
kini aku sudah diangkat sebagai kepala sekolah. Syukur Alhamdulillah, aku
terlahir sebagai seorang anak yang penurut, tidak banyak tingkah dan berlagu.
Aku tak tahu apakah lantaran itu orang tuaku memberikan nama yang sederhana
padaku, ‘Gunadi’. Menurut
pengetahuanku nama Jawa seperti namaku merupakan kependekan dari ‘guna’ dan ‘adi’, yang maksudnya adalah baik dan berguna. Kadang aku percaya
juga pada pepatah jawa yang menyatakan bahwa “Asmo Kinaryo Jopo”. Nama yang diberikan kepada anak adalah sebuah
doa dan pengharapan.
“Selamat pagi, Pak! Ada telepon.”, kata seorang karyawan tata usaha
sedikit mengagetkanku.
“Halo, selamat pagi.”, sapaku lembut.
“Hai, mas Gun. Eh, pak kepala, dapatkah saya minta tolong. Itu saya mau
mendaftarkan anak saya disekolah bapak. Pokoknya diterima, lho!”
Kata-kata itu terus saja nerocos bagi ribuan pelor yang dimuntahkan dari
larasnya, tanpa sedikitpun menghiraukan aku yang terbengong-bengong dalam
tanya. Aku benar-benar bertanya-tanya dalam hatiku mengapa ia memanggilku Mas,
meskipun akhirnya diralatnya sendiri.
“Gimana, bisa ya? Pokoknya harus bisa!”
“Maaf ya, Bu. Pendaftaran siswa baru sepenuhnya sudah ditangani oleh
panitia. Jadi, saya tidak mempunyai kewenangan menolak atau pun memerima.”,
jawabku dengan halus.
“Alah, Mas Gun lupa, ya sama saya?” Umpatnya tanpa ampun.
“Maaf, ini siapa, ya?”
“Anggi Mas, aku Anggi. Aku pulang ke Indonesia kemarin sore. Pokoknya
aku titip, lho!”
Serasa bumi tempatku berpijak terbelah menjadi dua, menganga dalam
sekali. Dan aku terperosok kedalamnya. Begitu menyeramkan. Aku sungguh tak
menduga bila wanita yang baru saja meneleponku adalah Anggi. Satu nama yang
telah ku kubur. Lama sekali. Lima belas tahun terkubur bongkahan masa remajaku.
Sedih rasanya mengingat kenangan itu.
Anggi gadis pujaan hatiku harus pergi meninggalkan ku karena dipaksa
kawin oleh orang tuanya. Seorang pengusaha ekspor-impor berdartah indo, keturunan
Jerman mempersunting Anggi. Uang yang bergelimang telah menggoda ioman orang
tua Anggi.
“Anggi harus kawin dengan Nak Prsetyo. Tidak boleh tidak. Dialah yang
akan dapat membahagiakan Anggi. Bukan kamu!”, bentak ayah Anggi ketuika aku
berusaha meyakinkan bahwa antara kami saling mencintai.
Akhirnya kami pun menyerah pada takdir. Aku berpisah dengan Anggi, orang
yang sangat kusayangi, kucintai dengan segenap hatiku.
Dalam ketidak tentuan sikapku itu aku mengawini Windi, gadis yang
disarankan ibuku. Aku hidup bahagia dengan Windi dan ketiga anak kami.
Dua bulan yang lalu kudengar kabar bahwa Prasetyo, suami Anggi meninggal
akibat kecelakaan. Pesawat yang ditumpanginya jatuh terbakar.
Kepalaku langsung tersa berat dan pening, tapi aku masih bisa menguasai
diriku. Anggi kembali membuat hidupku kembali berguncang. Serasa membuka luka
lama. Ingatan – Ingatan itu kembali berhamburan bagai kertas terbang di pikiranku.
“Mas, halo Mas? Masih denger suaraku kan?” Suara Anggi yang jernih dan
lembut membuyarkan lamunanku.
“I-iya halo saya masih dengar.”, aku tergagap karena kegugupanku.
“Hm, ya sudah, biar lebih enak dan jelas ngomongnya, besok saya ke
sekolah Mas aja, jam sembilan. Oke Mas?”, ujar Anggi segera memutuskan perkara.
“Baiklah. Insya Allah saya bisa.”, ujarku. Rasanya tak karuan jantungku
berdetak.
“Oke.”
‘Tut’ telepon terputus.
Kuseret langkahku menuju pintu masuk rumah. Masih terpikir Anggi.
Bagaimana bisa setelah lima belas tahun lamanya, Anggi tahu tentang aku yang
kini telah menjadi kepala sekolah. Tepat di depan pintu masuk, kurasakan
tanganku bergetar ketika memegang handle pintu. Setelah masuk ke rumah, kurebahkan
tubuhku di kursi ruang tamu, seperti biasa.
“Assalamu‘alaikum, papa pulang!”, ujarku tetap sama seperti hari-hari
sebelumnya. Windi menyambutku dengan senyum merekah manis yang sejenak dapat membuatku
lupa tentang semua masalah hidupku termasuk, Anggi. sambil membawa teh manis
ditangannya, Windi lantas duduk disampingku memijat lenganku dan melepas
sepatuku.
“Gimana pah tadi di sekolah, lancar-lancar aja kan?”, ujar Windi.
Pertanyaan itu langsung memaksa otakku untuk memutar kaleidoskopnya, memutar
kenangan tentang ANGGI.
“Baik kok, ga ada masalah. Anak-anak gimana?”, ketiga anakku yang sangat
kusayangi. Tyas, kelas 1 SMA. Agus, kelas 2 SMP, dan Wicak, kelas 6 SD. mereka
semua malaikat yang selalu menenangkan hatiku dan menghibur aku ketika aku
sedang terpuruk dan butuh pelita hidup. Alhamdulillah, semuanya anak yang baik
dan cerdas. Tyas masuk SMA dengan peringkat ke-4 dari sekian banyak peserta
didik lainnya, sedang Agus kemarin baru saja menjadi juara kedua lomba karya
ilmiah di provinsi, mewakili kota ini, dan Wicak, selalu meraih ranking 1 di
kelasnya.
“Itu lagi pada nonton TV di dalem.” Ujar Windi kemudian masuk ke dalam
menyiapkan makas siang untuk kami.
Aku hanya menengok mereka dari ruang tamu. Tampak bahagia dan ceria. Sementara
aku binbang dan galau.
Pagi itu aku kembali kesekolah lagi. Mengenakan baju dinasku lagi.
Melangkah keruangan itu lagi. Lagi, lagi dan lagi. Rutinitasku setiap hari.
Kembali aku duduk dikursi kulit hitamku. Mengecek surat dan berkas yang baru
saja datang ke meja kerjaku.
Tiba – tiba seseorang mengetuk pintuku. Kemudian masuk seorang petugas tata
usaha.
“Permisi. Bapak, ada tamu. Katanya kemarin udah bikin janji.” Itu pasti Anggi.
Harus berbuat apa aku? Sejuta pertanyaan menggantung dibenakku.
“Iya, suruh masuk aja.”
Kemudian seorang wanita masuk. Rambutnya lurus sebahu. Kakinya jenjang
putih serasi dengan jas marun – nya. Anggi. Wanita itu datang lagi dihidupku.
“Mas Gun apa kabar?” Katanya lantas menyalamiku.
“Baik. Ayo silahkan duduk.”
“Wah sekarang tambah makmur ya! Hahaha. Gimana kabar mbak Windi sama
anak-anak?”
“Baik, Alhamdulillah. Anakmu gimana?”
“Yah, lagi ribet nih mas. Abis pindah dari Jerman bingung mau cari
sekolah. Soalnya dia kurang bisa bahasa Indonesia mas.”
“Oh, gitu. Oh ya siapa namanya? Fendy?”
“Randy. Itu anaknya diluar. Gimana mas? Tolonglah permintaanku yang
kemaren dikabulin. Bantulah mas.bisakan mas? Pokoknya saya cuma mau denger kata
‘iya’ hlo.” Katanya begitu menghipnotisku.
Tak ada kata lain yang keluar dari mulutku selain kata ‘iya’.
“Nah, kalo gitu aku kan bisa tenang mas. Hahaha. Oh ya. Boleh minta
nomor ponselnya nggak mas? Soalnya aku nggak enak kalo terus-terusan mau
telepon nomer sekolah. Apalagi kalo ada masalah sama Randy kan, nanti bisa
langsung dikonsultasiin. Bolahkan mas?”
Serta merta ku berikan nomorku padanya tanpa berpikir ulang lagi. Aku
selalu meng-iya-kan segala omongan Anggi dan selau begitu sejak pertama aku
bertemu hingga sekarang.
Hari itu genap 2 bulan semenjak Anggi duduk didalam ruanganku. Kami pun
jadi sering berkirim pesan singkat dan mengulas cerita lama. Tak terasa aku dan
Anggi menjalin hubungan, yang sebenarnya bila kusadari tak baik bagi hubunganku
dengan Windi. Dirumah aku menjadi tempramen dan mengesalkan. Namun lain halnya
ketika aku berada didepan Anggi.Didepannya aku selalu menjadi kucing penurut dan selalu meng-iya-kan apa
yang dia minta.
Hari ini Anggi mengajak bertemu disebuah rumah makan didekat pusat kota.
“Tumben ngajakin ketemu. Ada angin apa?” Ujarku membuka pembicaraanh.
“Langsung aja mas, aku pengen kamu cerai dengan istrimu.”, ujarnya
begitu berat sambil tertunduk. “Aku nggak bisa selamannya jadi selingkuhanmu
mas.”, sambungnya.
Aku bisa merasakan air matanyamembasahi pundakku ketika ia memelukku. Aku semakin diberatkan oleh
perasaan bergejolakku yang membuat aku mengingat betapa dahulu perjuangan
cintaku yang terhalang oleh restu karena aku sebelumnya bukanlah siapa-siapa
dan tak memiliki apa-apa untuk dibanggakan, mereka berdua terlalu takut jikalau
anaknya tidak bisa bahagia karenaku. Sekarang aku telah menjadi ‘orang’ dan
kedua orang tua Anggi bangga kepadaku dan restu meluncur begitu saja bagai
tiada beban dari kedua orang tuanya. Bagaimana aku tidak bimbang dan galau?
Tapi kini aku telah mempunyai seorang istri cantik, yang telah memberiku tiga
anak yang manis, baik, dan mengagumkan.
“Aku bimbang nggi, aku tidak bisa memilihnya begitu saja. Ini membutuhkan
banyak pertimbangan. Apalagi anakku sudah besar-besar. Pasti mereka mengerti
apa yang sedang terjadi. Mata mereka, hati mereka, tidak bisa dibohongi Anggi.”
Aku punya Windi, Tyas, Agus, dan Wicak kini aku bahagia. namun dengan
datangnya Anggi dihidupku rasanya semua berubah menjadi indah, lebih indah dan
sangat indah karena kehadiran Anggi membawa serpihan jiwaku yang hilang,
mengobati luka dan menyembuhkannya dengan cinta yang baru. kuputuskan. aku
ingin menyingkirkan Windi dan berbahagia dengan Anggi tapi bagaimana caranya?
Aku benar – benar membulatkan tekad untuk menyingkirkan mereka dari
dunia. Bagaimana pun caranya yang pentng aku harus bahagia dengan Anggi.
Saat-saat seperti ini sudah kutunggu sekian lama dengan pengorbanan yang luar
biasa. Aku tidak mau merusaknya. Aku harus membunuh mereka. Membunuh. Ya itulah
satu-satunya cara untuk menyingkirkan mereka.
Simbahan darah berceceran dimana-mana. Bau anyir memenuhi seluruh rumah.
Pekerjaanku sudah usai. Kuputuskan untuk segera menemui Anggi dan bercerita
jika sekarang aku dan dirinya bisa hidup tenang.
04.12 WIB
Aku berlari menuju rumah Anggi. Masih dengan bajuku yang bersimbah
darah. Tak peduli 2 km jauh rumah Anggi, aku ingin segera menemuinya. Tak
peduli walau siang ataupun malam.
04.44 wib
Aku sampai dirumah Anggi dan segera kuketuk pintu rumahnya. Anggi pun
membukakan pintu untukku.
“Anggi aku berhasil membunuh mereka.”, ujarku dengan sangat sumringah.
Namun lain halnya dengan Anggi. Ia sangat terkejut dan shok. Seakan tak bisa menerima keadaan. Ia memaki-makiku dengan
berbagai kata. Sejurus kemudian aku sadar perbuatan ku keliru. Anggi tak bisa
menerima kenyataan bahwa aku adalah seorang Pembunuh. Ia tak mau mengenalku
lagi. Serta merta aku diusirnya dari rumahnya.
Namun aku bersikeras untuk tetap bersama Anggi. Anggi milikku
satu-satunya. Hanya Anggi dan Anggi saja.
Ketika Anggi menjerit seketika itu pula orang-orang kampung datang dan
bersiap memukuliku. Apalagi setelah mendengar Anggi berkata,”tolong, dia
seorang pembunuh!”, kulihat mata-mata merka semakin berkilat untuk segera
menghakimiku. Aku berlari menghindari amukan mereka. Namun naas ketika sebuah
batu mengenai kepalaku dan akupun terjatuh mereka segera memukuliku dan
semauannya tiba-tiba menjadi gelap.
Aku terjaga. Hay, aku dimana? Semuanya serba putih dan... Windi. kulihat
Windi tertidur di samping ranjangku. wajahnya begitu sendu dan kuyu tak
bersemangat. Ia tertidur mungkin gara-gara kecapaian.
“Mamah... ini dimana?” ujarku lirih. Kepalaku terasa berat dan seluruh
tubuhku tersa sakit.
“Pah, papa udah sadar? Alhamdulillah Ya Allah!” ujarnya yang kemudian mencium
keningku. Kemudian muncul Tyas dan Agus yang tergopoh-gopoh menemui aku.
“Papa!” ujar mereka kemudian memelukku. Kurasakan kehangatan keluarga
ini lagi. Alhamdulilah pembunuhan itu hanyalah sebuah mimpi. Ya Tuhan aku
khilaf, aku bertaubat atas perbuatanku. Maafkan aku tuhan.
Seketika, aku menangis mengingat betapa jahatnya diriku terhadap
keluargaku.
“Mah, Tyas, Agus… papa sayang kalian. Papa ga mau kehilangan kalian.”,
ujarku serya memeluk mereka lagi.
“Wicak mana?” Aku celingukan mencari si buyung kecilku itu.
“Wicak meninggal dunia pa.” ujar Tyas yang sangat membuat dadaku sesak.
Apa maksudnya bicara seperti itu? tidak mungkin!
“Tyas!! Maksudmu apa ngomong seperti itu?!!”
“Pa, waktu papa jemput Wicak tiga minggu yang lalu, sebuah mobil datang
dari arah yang berlawanan menabrak papa yang ketika itu memakai sepeda motor.”,
Tyas mengulas lagi kisah nyata yang kualami itu. Aku segera teringat kala itu
sebuah mobil memang datang dan menabrak kami. Sepertinya mobil tersebut rem
blong dan sang pengemudi tidak dapat mengendalikan laju mobil tersebut. Ketika
tabrakan itu terjadi, Wicak yang tidak menggunakan helm terlempar dan begitu
juga diriku, setelah itu aku tidak ingat apa-apa.
Aku menangis sejadi-jadinya dan meratapi kepergian Wicak. Anakku yang
paling kusayang. Yang paling ceria dan yang selalu menjadi bahan ejekan dikeluarga.
Kini tiada lagi senyum Wicak menghisai duniaku. Semoga kau tenang dialam sana
nak. Papa selalu menyayangimu.
Kupeluk keluargaku itu lagi. Ya Tuhan aku benar-benar khilaf, dan kini
aku berjanji akan menjaga hartaku ini, ingin menjaga keluargaku ini. Ya Tuhan aku
tak mau kehilangan mereka meskipun Anggi yang meminta. Betapa bodohnya aku jika
aku berlaku biadap seperti itu hanya dikarenakan nafsuku semata. Maafkan aku Tuhan,
aku tlah bertaubat.
Bodohnya aku jika menghancurkan kesempurnaan keluargaku ini,yang telah kubangun sedikit demi sedikit. Aku
mencintai kalian. Aku menyayangi kalian. Kuputuskan untuk benar-benra menutup
kisahku dengan Anggi. Usai sudah ceritaku dengan Anggi. Hanya keluargaku saja
yang dapat memenuhi ruang dihatiku. Semoga selalu begitu dan selamanya begitu.
Amin.